Pages

Rabu, 06 Agustus 2014

Tips Menghadapi Gigitan Ular

Mungkin tips dibawah ini bisa membantu saudara kita yang lagi terkena gigitan ular, 
Bagi sebagian orang, mendaki gunung ataupun melakukan aktivitas lainnya di alam bebas bisa menjadi hal yang sangat menarik. Namun kegiatan seperti ini memang tidak terlepas dari berbagai resiko mulai dari faktor alam ataupun hewan mematikan seperti ular. Gigitan ular bisa menimbulkan berbagai efek, tergantung jenis bisa yang dimilikinya.

 Mengetahui beberapa cara untuk melakukan pertolongan pertama pada gigitan ular sangat diperlukan apabila sedang berada di alam bebas. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan ketika terkena gigitan ular :
  • Kenali jenis ular
Jenis ular ada juga yang tidak berbisa. Sebelum anda bingung cara mengatasi gigitan ular tersebut, pastikan dulu jenis ular yang menggigit apakah berbisa atau tidak. Jika memang berbisa maka kenali jenis ular tersebut sehingga lebih mudah untuk mengetahui jenis bisa apa yang masuk ke dalam tubuh. Jika memang sulit mengenalinya, setidaknya cobalah untuk mengingat ciri-ciri fisik ular. Dengan mengenali jenis ular ataupun ciri fisiknya, akan lebih mudah memberikan informasi kepada petugas medis, sehingga penanganan terhadap bisa gigitan ular menjadi lebih cepat dan tepat.
  •  Hindari kepanikan
Jika yang tergigit ular adalah rekan kelompok anda maka buatlah suasana agar tidak panik sehingga pertolongan pertama bisa berjalan dengan baik karena terhindar dari tindakan gegabah. Dengan suasana yang tenang, korban juga bisa lebih mudah untuk menghindari kepanikan karena ketika panic, jantung memompa darah lebih cepat dan bisa mempercepat penjalaran bisa di dalam tubuh.
  • Ikat bagian atas dan bawah luka
Untuk memperlambat penyebaran bisa dalam darah, ikatlah bagian atas dan bawah luka bekas gigitan ular. Untuk mengikat, bisa menggunakan kain, sabuk ataupun menggunakan torniket.
  •  Posisikan luka gigitan ular
Letakkan bagian yang di gigit ular lebih rendah dari posisi jantung dan usahakan bagian tersebut berada dalam posisi datar. Cara ini juga bisa memperlambat proses penyebaran bisa menuju jantung.
  •  Jangan menghisap darah
Cara ini kurang disarankan ketika seseorang tergigit bisa. Jika terdapat luka, sariawan ataupun gigi berlubang pada mulut orang yang menghisap darah, maka bisa ular juga dapat masuk ke dalam darah orang tersebut. Untuk itu, menghisap dengan alat seperti extractor lebih dianjurkan asal tidak melukai korban. Hindari menghisap darah ketika gigitan ular sudah berlalu sekitar setengah jam.
  • Kurangi gerak
Gerak yang banyak bisa memicu jantung berdenyut lebih cepat sehingga proses pemompaan darah menjadi lebih cepat. Dengan kata lain, bisa ular pada darah bisa lebih cepat menyebar. Jangan berikan korban minuman beralkohol karena juga dapat memicu denyut jantung.
  • Jangan Menyuntik Anti Racun Sendiri
Jika anda tidak memiliki kemampuan medis untuk melakukan penyuntikan anti racun, sebaiknya jangan lakukan sendiri. Penyuntikan yang tidak tepat ataupun alat yang tidak steril, dikhawatirkan justru memperparah kondisi gigitan ular, bahkan bisa mengakibatkan masalah lain seperti infeksi akibat alat yang tidak steril.
  •  Bawa ke Dokter atau Rumah Sakit Terdekat
Setelah pertolongan pertama dilakukan, segera bawa korban ke dokter ataupun rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebisa mungkin, jangan biarkan korban berjalan sendiri. Gotong atau tandulah korban saat menuju rumah sakit untuk mengurangi gerak yang dilakukannya sehingga racun tidak cepat menyebar.

Efek berbahaya yang ditimbulkan oleh gigitan ular, bisa diminimalisir dengan prosedur penanganan yang tepat. Membekali diri dengan berbagai informasi sebelum memulai aktivitas di alam bebas, sangat diperlukan agar tingkat keamanan dan keselamatan dalam pendakian ataupun aktivitas lainnya menjadi lebih baik.

Dibawah ini adalah gambar dimana racun ular sudah menyebar di jaringan darah tubuh korban gigitan yang mungkin kurang memperhatikan Tips diatas
Klik untuk melihat



/BOYOPIKNIKER/INFO

0 komentar:

Posting Komentar