Pages

Jumat, 07 November 2014

Bivak Sebagai Pengganti Tenda Saat Kondisi Darurat

Bivak adalah tempat berlindung, baik dari cahaya matahari, hujan, angin dan gangguan alam lainnya.
Dalam keadaan darurat atau survival, apabila kita menjadi survivor dimana kita belum dapat menentukan kapan kita dapat keluar dari kondisi tersebut atau sebelum pertolongan tiba, maka kita harus tetap menjaga kondisi tubuh, salah satunya dengan melindungi tubuh kita. Kondisi fisik survivor akan menurun 80% bagi orang yang tidak terluka setelah 3 hari pertama, sedangkan bagi orang yang terluka pada 24 jam pertama.


Oleh karena itu, memilih bivak yang tepat merupakan faktor yang penting. Tujuannya adalah untuk membuat perlindungan yang nyaman dalam keadaan darurat guna melindungi diri dari faktor – faktor alam dan lingkungan.
Seiring dengan menurunnya kondisi tubuh tersebut.


Hal – hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembuatan Bivak
Selain hal – hal yang telah disebutkan di atas ada beberapa hal – hal penting yang sering terlupakan untuk diperhatikan dalam pembuatan bivak, yaitu :

a. Jangan menghadap ke arah datangnya angin, terutama pada malam hari.

b. Buatlah parit – parit kecil disekitar bivak untuk mengalirkan air bila terjadi hujan. Agar air dapat mengalir dan tidak tergenang, yang dapat masuk ke dalam bivak.

c. Usahakan pembuatan bivak jangan sampai bocor, jika terjadi hujan.

d. Jangan terlalu merusak alam dan lingkungan disekitarnya, misalnya mengambil dan menebang pohon atau tumbuhan untuk bivak seenaknya.

e.  Cari dan gunakan perlengkapan dan peralatan yang benar– benar dibutuhkan secara efektif dan efisien





Dalam memilih bivak perhatikanlah hal – hal berikut, periksalah daerah dimana bivak akan dibuat atau tenda akan didirikan dengan teliti. Pilihlah tempat yang datar dan kering serta jauh dari bahaya. Hindari daerah yang ditumbuhi tumbuhan beracun atau pun belukar tebal di tanah yang rendah dekat air tergenang atau air terjun, karena umumnya merupakan sarang nyamuk dan serangga yang menjengkelkan.

Tempat kemah yang baik harus merupakan alam terbuka yang ditumbuhi sejumlah pohon untuk peneduh, dekat dengan sumber air minum, alami dan terlindung dari tiupan angin serta agak miring namun rata dan tidak bergelombang.

Pada umumnya, tempat berlindung/bivak ini dapat terbagi menjadi dua macam, dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Bivak alam

Yaitu bivak yang memanfaatkan tempat – tempat yang sudah terbentuk sebelumnya oleh alam, misalnya pohon (baik yang tumbang maupun utuh), lubang pohon, daun – daunan/semak, gua atau lubang dan tempat – tempat lainnya yang ada di alam.


b. Bivak buatan

Yaitu bivak yang sengaja dibuat dari bahan – bahan yang tersedia sebelumnya atau yang kita bawa, misalnya : ponco/jas hujan, plastik, fly Sheet, ransel, parachute dan bahan lainnya serta termasuk juga bahan – bahan yang tersedia di alam, seperti : ranting pohon, daun dan bahan – bahan lainnya. Hal lain yang perlu perhatikan adalah, bahwa bivak buatan ini memerlukan bahan/perlengkapan penunjang lainnya, misalnya : golong/pisau, tali dan lain – lain.



 Dalam perjalanan Alam sangat dianjurkan kita memahami tehnik tehnik Survival, seperti halnya yang kami posting diatas,
Semoga bermanfaat.

/RedFlag/Info

0 komentar:

Posting Komentar